MalukuKreasi.id, Ambon: Sejumlah investor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meminta kejelasan terkait operasional dapur yang hingga kini belum berjalan.

Para investor mengaku telah menyelesaikan pembangunan fasilitas dapur dan menyiapkannya untuk beroperasi sejak Desember 2025.

“Kami di daerah membuat dapur seharga miliaran, sampai detik ini belum ada kejelasan,” ucap salah satu investor melalui akun facebooknya ‘Terkinidotid’ yang dilihat Malukukreasi.id, Selasa (09/06/26).

Akan tetapi, sampai saat ini mereka mengaku belum mendapat kepastian maupun penjelasan mengenai kapan dapur tersebut akan mulai difungsikan.

Kedatangan mereka ke kantor BGN bertujuan untuk meminta kejelasan terkait kelanjutan program tersebut, mengingat investasi yang telah dikeluarkan dan fasilitas yang saat ini masih belum dimanfaatkan.

Para investor berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar dapur yang telah dibangun dapat segera beroperasi dan menjalankan fungsi sesuai tujuan program yang telah direncanakan. (Red)